Sejarah Desa Sumbermulyo

Silsilah/ cikal bakal desa sumbermulyo diketahui dari turun- temurun cerita zaman dahulu mbah ki ageng puro. Dahulu kepala desa sumbermulyo ada 2, dusun pojok terdapat satu kepala desa dan desa mbutoh, nggawang, glagah menjadi satu kelurahan sehingga ada kepala desanya juga.  Sekitar tahun 1938 kelurahan glagahmulyo atau dusun gawang, mbutoh, glagah mulai bergabung dengan desa Sumbermulyo. Glagahmulyo  bergabung dengan desa sumbermulyo dikarenakan jumlah penduduk yang sedikit karena pada merantau ke luar pulau Jawa.

Sekitar tahun 1973 an, ada calon yg gagal jadi lurah desa Sumbermulyo namanya Pak legiman. Kemudian pemerintah mengadakan perwakilan kepala desa dahulu namanya karteker, yang menjadi karteker yaitu bapak abdul kamid dari payang setelah itu pak parman. Sekitar tahun 1981 Pak Parman dicalonkan menjadi lurah. Setelah pak paman, ada peraturan daerah melalui pemilihan kepala desa yang menjadi lurah pak jono dari dukuh mbutoh. Sekitar 1989 ada pemilihan lagi yg menjadi kades pak sutrisno yang menjabat selama dua periode. Setelah masa menjabat habis ada pemilihan lagi dimenangkan oleh pak Jono dari dukuh pojok. Dan pada pemilihan kepala periode 2021 ini dimenangkan oleh pak Sutrisno yang akan menjabat sampai batas akhir periode yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Asal usul desa Sumbermulyo bermula dari kades pertama yaitu Kepala desa pak Domle, kemudian  ada pemilihan kepala desa yg berkududukan selama hidup sampe meninggal dunia yaitu pak kades Joyorasiman. Dahulu daerah sebelah selatan yang perbatasan desa sendangsoko itu disebut dukuh pojok, perbatasan makam sampe punden namanya desa wejati, dan daerah setelah punden sampe masjid sumbermulyo yang berbatasan dengan dusun gawang disebut desa pakelan. Dahulu desa ada 2 danyang yaitu mbah ki ageng puro dan yg satunya ada di dekat pohon asem sekitar makam tempatnya, tidak diketahui namanya dikarenakan pada jaman dahulu beliau meninggal petilasan tanpa meninggalkan nama. Dahulu pojok, wejati, dan pakelan disebut dengan kelurahan pojok kulon. Ketika yang menjadi lurah pak Joyorasiman kemudian digabung menjadi satu kelurahan yang dinamai Sumbermulyo. Menjadi desa Sumbermulyo yaitu  gabungan dari empat dusun yang meliputi pojok,  mbutoh, gawang, dan glagah dan telah disepakati semua pihak desa dan masyarakat setempat dan tidak ada masalah dan kekisruhan maka dari itu terdapat sumber sumber yang mulya kemudian disingkat menjadi desa Sumbermulyo.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan